Rabu, 18 September 2013 | By: Fatkankarim.blogspot.com

sehelai selendang~


Rajutan Curahan Hati Untuk Pemilik Selendang Mulia.

Apakah orang yang kasmaran menduga bahwa cinta dapat disembunyikan dalam deraian air mata dan kegundahan jiwa? Mengapa kedua matamu tetap mengalirkan air mata bila engkau katakan “Berhentilah!”? Dan mengapa hatimu tetap gundah bila engkau katakan “Tenanglah!”? 
Jumat, 13 September 2013 | By: Fatkankarim.blogspot.com
Ada dua alasan mengapa seseorang berubah: yang pertama Mereka telah belajar banyak, yang kedua Mereka sudah mengalami terlalu banyak penderitaan.
Kepedihan hati wanita yang teraniaya oleh dusta laki-laki, akan berdampak kepada laki-lakinya, pasti? beda cerita kalau wanita selalu gelisah yang gak jelas arahnya

memang wanita itu misteri. satu hal yang membuat aku jadi ketus cara bicara aku nya. selalu mengungkit apa yang aku lagi dan gak pantes mengungkit, yaitu mengungkit masa depan. aku bukan nabi apalagi tuhan. ingat! aku ini manusia biasa. dia terlalu mengkhawatirkan masa depannya. mengkhawatirkan siapa pasangan hidupnya kah? atau apakah?

bersikaplah sebiasa mungkin karena aku bukan laki-laki luar biasa walaupun mengingikan sosok yang luar biasa hatinya. aku tidak mau dia mendengar kebohongan sedangkan aku takut dia tidak siap mendengar kejujuran, ingin kebebasan tetapi tetap ada batasan agar tidak kebablasan~ memang butuh keseriusan untuk melakukan.

Sabtu, 20 Juli 2013 | By: Fatkankarim.blogspot.com

'KUN' hai, masa depanku!


entah perasaanku saja atau bagaimana merasakan hal ini. kamu ingin agar tidak ada komunikasi diantara kita, mungkin kau jijik mendengar kata-kataku. kamu ingin agar kita tidak ada pertemuan diantara kita, mungkin kau jijik bertatapan denganku dan semua sikapku padamu. kamu ingin agar kita tidak ada rindu diantara kita, mungkin ini yang kamu bilang 'Not see you' pada salah satu akhir tulisanmu.

disini aku ingin menguak perilaku aku yang mengganjal dan miring. tapi tidak sekarang. maaf aku harus menyimpan hal ini. :)

silahkan saja kamu benci padaku, silahkan saja kamu anggap aku najis, silahkan saja apa maumu terhadapku. jika kamu masih besar ego dan labilmu sampai masa dimana kamu akan dipinang oleh seorang laki-laki mungkin bukan aku. sebaiknya kau simpan saja sifat jelekmu itu demi kebaikanmu terhadap suami suatu saat nanti. 
aku mau menikmati masa mudaku dengan banyak mengingat mati, bukan kamu :)

download refresnsi skripsi ana 0899-أحمد بن أحمد البرنسي؛ زروق-قواعد التصوف